Baca juga:
Dari golongan mayoritas yang radikal
video demo gereja di Karimun Riau lihat
D I S I N I
Dalam hal berkehidupan dan didalam hal bersikap terhadap mahluk yang lain terutama manusia selayaknya memang kita harus Toleransi, karena manusia memang adalah mahluk toleransi.
Tapi seringkali Toleransi itu tersisihkan oleh ajaran agama,ajaran yang katanya turunnya dari langit.
Kenapa saya katakan tersisihkan..??
Coba perhatikan banyaknya terjadi pengucilan,pelecehan,penistaan dan bahkan ada yang sampai menghalalkan pembunuhan pada manusia yang lain yang tak seiring dan tak sejalan dengan ajaran yang mereka anut dan mereka yakini.
Masing-masing mereka mengklaim bahwa perintah yang mereka terima dan ajarkan itu adalah turun dari langit dan merupakan sabda dari sang maha pencipta alam semesta.
Saya jadi miris melihat banyaknya fenomena-fenomena semacam ini yang terjadi,bahkan itu sampai membuat aku jadi ragu sekaligus penasaran.
Benarkah ajaran yang mereka ikuti ini bersumber dari sang maha pencipta...??
Atau kalaupun benar, benar ga sih maha penciptanya itu maha adil,maha baik,maha pengasih,maha penyayang,maha pengampun,maha melihat dan yang lagi tak pernah ingkar janji...??
Kalau toh juga benar, lalu maha baik dari mananya..?? Kalau maha baik kenapa diturunkan ajaran yang bahkan jauh-jauh lebih buruk dan lebih brutal dari hukum HAM (Hak Asasi Manusia) yang diciptakan manusia yang katanya nista itu.?? Bukankah maha baik itu mestinya masih diatas daripada baik...??
Sedangkan baik saja sudah luar biasa apalagi maha baik.
Didalam hukum HAM asas tertingginya adalah persamaan hak, semua manusia memiliki hak yang sama tanpa memandang suku,ras,agama,bahasa dan keyakinan.
Didalam hukum HAM ada asas diampuni kesalahannya demi kemanusiaan, tapi kenapa di hukum dan ajaran yang dari sang maha pencipta ini justru hanya mengutamakan yang sealiran dengan mereka saja, dan untuk orang yang tidak mengikuti keyakinan itu darahnya halal untuk ditumpahkan, artinya boleh dibunuh. Bukankah ini adalah sikap egois serta semena-mena dan tidak adil..??
Jangan-jangan maha penciptanya itu memang egois,gila-gila disembah,gila pujian sehingga orang-orang yang tak memuji dan tak menyembah padanya harus disiksa lalu dibunuh atau ditiadakan, Maha pencipta yang sangat egois bukan...??
Jika memang demikian adanya, saya lebih memilih tak mengikutinya dan lebih senang melupakan sorga yang dijanjikannya itu bila harus aku menindas apalagi membunuh manusia yang lain.
Manusia-manusia yang tak mengikuti ajaran maha pencipta itu, karena bagiku, aku tidak membutuhkan Tuhan untuk menyayangi manusia dan mahluk lainnya.
Bagiku, sekalipun Tuhan itu tak pernah ada, sorga dan neraka itu tak pernah ada tapi mengasihi dan menyayangi akan tetap kulakukan, karena bagiku, tak ada kebaikan yang tak pantas dilakukan sekalipun itu tanpa upah masih tetap sangat pantas untuk dilakukan,karena memang itulah dasar jiwaku, mengasihi dan menyayangi karena aku manusia yang berakal bukan serigala atau binatang hutan yang buas.
Aku takkan pernah menyesal tidak mengikuti ajaran-ajaran yang dari maha pencipta mereka ini. yang menurutku bersifat seperti seekor singa pada anak kancil.
Sekalipun di suatu hari nanti si maha pencipta yang mereka ikuti itu benar keberadaannya lalu menyiksaku kelak di api neraka seperti yang mereka klaim itu tetapi aku tetap tak sudi mengikutinya apalagi iklas.
Dan bahkan dineraka itupun akan kukatakan pada si maha pencipta mereka itu.
"Kau boleh siksa dan bunuh jiwa dan ragaku seperti yang kau mau, tetapi dengarlah wahai maha pencipta....
kau takkan pernah mendapat simpati dariku karena semua ajaran yang kau turunkan itu adalah sangat buruk dan jauh lebih buruk dari hukum HAM yang dibuat manusia itu sendiri, manusia mahluk yang kau nistakan itu hatinya lebih mulia daripadamu" itu yang aku katakan.
Dan jika seperti yang agama mere klaim itu bahwa disana, (dimasa penghakiman) dihari penghakiman tak ada yang dan sempat untuk membela diri atau berbicara, maka hari ini aku telah berbicara dan kenyataan telah mencatat bahwa aku telah pernah mengatakannya.
*Artikel ini hanya ingin membuka logika agar ber Agamalah dengan bersikap lebih baik dari mereka yang tak beragama tapi melakukan kebaikan.
Tunjukkan bukti bahwa Agamamu adalah ajaran dari sang maha pencipta yang maha baik jika memang sang pencipta itu adalah SANG MAHA SEGALANYA.
Berikut film Hollywood berjudul KINGDOM OF HEAVEN yang bercerita seperti isi artikel ini, download dan tonton filmnya
video demo gereja di Karimun Riau lihat
D I S I N I
Dalam hal berkehidupan dan didalam hal bersikap terhadap mahluk yang lain terutama manusia selayaknya memang kita harus Toleransi, karena manusia memang adalah mahluk toleransi.
Tapi seringkali Toleransi itu tersisihkan oleh ajaran agama,ajaran yang katanya turunnya dari langit.
Kenapa saya katakan tersisihkan..??
Coba perhatikan banyaknya terjadi pengucilan,pelecehan,penistaan dan bahkan ada yang sampai menghalalkan pembunuhan pada manusia yang lain yang tak seiring dan tak sejalan dengan ajaran yang mereka anut dan mereka yakini.
Masing-masing mereka mengklaim bahwa perintah yang mereka terima dan ajarkan itu adalah turun dari langit dan merupakan sabda dari sang maha pencipta alam semesta.
Saya jadi miris melihat banyaknya fenomena-fenomena semacam ini yang terjadi,bahkan itu sampai membuat aku jadi ragu sekaligus penasaran.
Benarkah ajaran yang mereka ikuti ini bersumber dari sang maha pencipta...??
Atau kalaupun benar, benar ga sih maha penciptanya itu maha adil,maha baik,maha pengasih,maha penyayang,maha pengampun,maha melihat dan yang lagi tak pernah ingkar janji...??
Kalau toh juga benar, lalu maha baik dari mananya..?? Kalau maha baik kenapa diturunkan ajaran yang bahkan jauh-jauh lebih buruk dan lebih brutal dari hukum HAM (Hak Asasi Manusia) yang diciptakan manusia yang katanya nista itu.?? Bukankah maha baik itu mestinya masih diatas daripada baik...??
Sedangkan baik saja sudah luar biasa apalagi maha baik.
Didalam hukum HAM asas tertingginya adalah persamaan hak, semua manusia memiliki hak yang sama tanpa memandang suku,ras,agama,bahasa dan keyakinan.
Didalam hukum HAM ada asas diampuni kesalahannya demi kemanusiaan, tapi kenapa di hukum dan ajaran yang dari sang maha pencipta ini justru hanya mengutamakan yang sealiran dengan mereka saja, dan untuk orang yang tidak mengikuti keyakinan itu darahnya halal untuk ditumpahkan, artinya boleh dibunuh. Bukankah ini adalah sikap egois serta semena-mena dan tidak adil..??
Jangan-jangan maha penciptanya itu memang egois,gila-gila disembah,gila pujian sehingga orang-orang yang tak memuji dan tak menyembah padanya harus disiksa lalu dibunuh atau ditiadakan, Maha pencipta yang sangat egois bukan...??
Jika memang demikian adanya, saya lebih memilih tak mengikutinya dan lebih senang melupakan sorga yang dijanjikannya itu bila harus aku menindas apalagi membunuh manusia yang lain.
Manusia-manusia yang tak mengikuti ajaran maha pencipta itu, karena bagiku, aku tidak membutuhkan Tuhan untuk menyayangi manusia dan mahluk lainnya.
Bagiku, sekalipun Tuhan itu tak pernah ada, sorga dan neraka itu tak pernah ada tapi mengasihi dan menyayangi akan tetap kulakukan, karena bagiku, tak ada kebaikan yang tak pantas dilakukan sekalipun itu tanpa upah masih tetap sangat pantas untuk dilakukan,karena memang itulah dasar jiwaku, mengasihi dan menyayangi karena aku manusia yang berakal bukan serigala atau binatang hutan yang buas.
Aku takkan pernah menyesal tidak mengikuti ajaran-ajaran yang dari maha pencipta mereka ini. yang menurutku bersifat seperti seekor singa pada anak kancil.
Sekalipun di suatu hari nanti si maha pencipta yang mereka ikuti itu benar keberadaannya lalu menyiksaku kelak di api neraka seperti yang mereka klaim itu tetapi aku tetap tak sudi mengikutinya apalagi iklas.
Dan bahkan dineraka itupun akan kukatakan pada si maha pencipta mereka itu.
"Kau boleh siksa dan bunuh jiwa dan ragaku seperti yang kau mau, tetapi dengarlah wahai maha pencipta....
kau takkan pernah mendapat simpati dariku karena semua ajaran yang kau turunkan itu adalah sangat buruk dan jauh lebih buruk dari hukum HAM yang dibuat manusia itu sendiri, manusia mahluk yang kau nistakan itu hatinya lebih mulia daripadamu" itu yang aku katakan.
Dan jika seperti yang agama mere klaim itu bahwa disana, (dimasa penghakiman) dihari penghakiman tak ada yang dan sempat untuk membela diri atau berbicara, maka hari ini aku telah berbicara dan kenyataan telah mencatat bahwa aku telah pernah mengatakannya.
*Artikel ini hanya ingin membuka logika agar ber Agamalah dengan bersikap lebih baik dari mereka yang tak beragama tapi melakukan kebaikan.
Tunjukkan bukti bahwa Agamamu adalah ajaran dari sang maha pencipta yang maha baik jika memang sang pencipta itu adalah SANG MAHA SEGALANYA.
Berikut film Hollywood berjudul KINGDOM OF HEAVEN yang bercerita seperti isi artikel ini, download dan tonton filmnya
resapi pesannya dan baca subtitle nya yg berbahasa Indonesia agar kau faham maksudnya.
Maaf video ini hanya bisa di download lewat UC BROWSER dengan klik download video anda sudah diarahkan ke link download UC browser, lanjutin aja kalau setuju baru download videonya sekuelnya dan tonton lah.
SALAM OTAK WARAS MEMBUKA LOGIKA
Maaf video ini hanya bisa di download lewat UC BROWSER dengan klik download video anda sudah diarahkan ke link download UC browser, lanjutin aja kalau setuju baru download videonya sekuelnya dan tonton lah.
SALAM OTAK WARAS MEMBUKA LOGIKA





